Kamis, 03 Februari 2011

10 Kiper paling legendaris di dunia

Penjaga gawang atau sering disebut Kiper (dalam sepak bola) adalah salah satu posisi dalam berbagai olahraga berkelompok seperti sepak bola, hoki dan polo air. Tugas seorang penjaga gawang adalah mencegah bola masuk ke gawang. Penjaga gawang adalah palang pintu terakhir bagi lawan sebelum memasukkan bola ke gawang.

Sejarah mencatat penjaga gawang yang mempunyai prestasi luar biasa, dan menjadi kiper legendaris, ini dia :

1. Lev Yashin (Uni Soviet/Russia)
Mungkin banyak orang yang belum pernah mendengar nama ini, karena pemain ini pun sudah meninggal. Ia memiliki refleks yang bagus dan cepat saat menepis bola. Selama berkarir dalam sepak bola, dia juga banyak memenangkan piala. Ia juga telah menepis lebih dari 150 tendangan penalti. Namun, pada tahun 1986 ia mengalami hal yang tragis. Cedera lutut kaki kanannya yang sangat parah, membuat dokter terpaksa mengamputasi kakinya dan empat tahun kemudian ia meninggal setelah mengalami komplikasi dalam pembedahan


2. Gordon Banks (Inggris)
Gordon Banks adalah kiper paling hebat sepanjang masa versi Soccer Blog. Ia membuktikan dengan kemampuannya yang sungguh hebat dengan bakat yang luar biasa. Ia pernah menepis sundulan Pele pada piala dunia 1970 yang sudah 90% hampir masuk. Itu dinobatkan sebagai penyelamatan terhebat sepanjang masa dan Pele sendiri mengakuinya.


3. Peter Schmeichel (Denmark)
Peter Schmeichel merupakan kiper terhebat karena karirnya yang sukses dan kemampuannya yang fantastis. Dengan badan tinggi besar, ia membawa Manchester United meraih treble winner pada musim 1997-1998 dan membawa Denmark juara Piala Eropa 1992. Ia pun juga telah mendapat predikat kiper terbaik dunia empat kali pada tahun 1992, 1993, 1997, 1999.


4. Dino Zoff (Italia)
Dino Zoff adalah salah satu legenda Italia dan Juventus. Ia juga merupakan salah satu kiper yang masih bermain pada saat usia 41 tahun untuk tim nasional dan clubnya. Ia pun telah mepersembahkan 6 gelar Serie A kepada Juventus dan 1 piala dunia kepada tim nasional italia.


5. José Luis Chilavert (Paraguay)
José Luis Chilavert mungkin adalah kiper profesional yang paling sering membuat gol. Terbukti dengan 67 gol yang sudah dibuatnya selama berkarir menjadi kiper. Pada tahun 1999, ia memecahkan sejarah dengan mencetak hat-trick pertama yang dilakukan oleh kiper. Dia juga telah mendapat gelar kiper terbaik tahhun 1995, 1997, dan 1998. (kiper apa striker nih)


6. Van Der Sar (Belanda)
Van Der Sar memang salah satu kiper terhebat sepanjang masa. Ia masih bermain sampai umur 40 tahun (musim 2010-2011) untuk membela Manchester United. Bersama Paul Scholes dan Ryan Giggs yang sama-sama sudah tua, mengantarkan MU menjuarai berbagai gelar. Ia menjaga gawangnya dengan tubuh yang tinggi dan tangannya yang panjang.


7. Claudio Taffarel (Brazil)
Claudio Taffarel dinobatkan sebagai salah satu kiper terbaik sepanjang masa karena banyak gelar yang dipersembahkannya kepada tim nasional Brazil. Dengan membawa Brazil menang piala dunia 1994 dan membawa Brazil ke final pada 1998 (walaupun kalah 3-0 oleh Prancis di final) serta ia juga mengantarkan Brazil juara Copa America pada tahun 1989 dan 1997. Selain itu dia juga memiliki skill yang mumpuni sebagai kiper.


8.David Seaman (Inggris)
seorang mantan pemain sepak bola berkebangsaan Inggris. Dia pernah membela klub utamanya seperti Peterborough United, Birmingham City, Queens Park Rangers, Arsenal, dan Manchester City. Ia pensiun karena peristiwa naas yang menimpanya yaitu cedera bahu yang tidak bisa sembuh saat membela Manchester City. Ia mendapat penghargaan the MBE di tahun 1977 atas keberhasilannya menjadi kiper terbaik yang pernah membela klub dan Timnas sepak bola Inggris. Di timnas Inggris, dia bermain 75 kali.


9.Gianluigi Buffon
Kiper yang berpostur 193 Cm ini sering juga di panggil "Superman" karena aksinya di lapangan seperti seorang superman yang terbang untuk menyelamatkan bola-bola yang mengarah ke gawangnya.SuksesItalia di Piala Dunia 2006 di Jerman tak bisa di palingkan dari perannya. sepanjang turnamen itu, the Superman benar-benar menunjukan sebagai Kiper nomor 1 Dunia saat ini karena hanya kebobolan 2 gol, satu gol bunuh diri di semifinal melawan tuan rumah Jerman dan satu gol penalti di final yang di ceploskan oleh Zinedine Zidane. tak salah jika FIFA selaku pihak penyelenggara PD2006 memberikan penghargaan Lev Yashin Award (Penghargaan Untuk Kiper Terbaik di PD).


10.Oliver Kahn
penjaga gawang Jerman yang bertinggi badan 188 cm dan 86 kali memperkuat negaranya. Ia bermain untuk negaranya (sejak 1995) dan klub Bayern Munich (sejak 1994) dan 429 kali tampil untuk klub tersebut. Dia berjuluk King Kahn atau Kahn, the Titan karena cara bermain sepak bolanya. a juga berpartisipasi di Euro 1996, Euro 2000, dan Euro 2004 serta di Piala Dunia 1994, Piala Dunia 1998, Piala Dunia 2002 dan Piala Dunia 2006. Pada Piala Dunia 1998 dan Piala Dunia 2006 ia bukan menjadi kiper utama tapi hanya sebagai kiper pilihan kedua skuad negaranya. Oliver Kahn merupakan salah satu legenda terbesar dalam sejarah sepak bola di Jerman dan dunia. Ia merupakan kiper yang sangat tangguh, memiliki daya juang yang tinggi dan kepemimpinan yang tegas. Terbukti ia mampu menyabet gelar kiper terbaik dunia versi IFFHS pada tahun 1999, 2000, dan 2002, serta menjadi kapten di Timnas Jerman (2001-2004) dan Bayern Munich (2002-2008).



10 Stadion termahal di dunia

Dalam dunia olahraga, stadion adalah unsur yang sangat penting. Karena semakin besar stadionya, maka akan semakin banyak pula penontonya dan juga makin meriah pertandinganya. Terlebih lagi jika stadion itu menjadi home base tim terkenal, maka bisa dipastikan akan membutuhkan banyak kursi untuk menampung penonton yang membludak. Jadi tak heran jika banyak tim-tim terkenal membangun stadion yang besar dan luas agar dapat menampung supporter mereka saat pertandingan berlangsung.



Beberapa tim atau klub bahkan sampai mengeluarkan uang hingga beratus-ratus miliar hanya demi membangun stadion yang besar dan megah. Mereka tak segan-segan mengeluarkan banyak uang demi membangun stadion yang besar dan megah, karena dengan stadion yang besar, akan bisa menampung banyak penonton sehingga secara tidak langsung juga akan memberikan dampah yang positif bagi klub baik dari segi teknis maupun segi keuangan.


Dan di bawah ini kami berikan daftar 10 stadion termahal di dunia. Daftar di bawah ini dibuat berdasarkan banyaknya dana yang digunakan untuk biaya pembangunan stadion tersebut secara keseluruhan. Dan saya tegaskan, Stadion yang ada di daftar ini bukan hanya stadion sepak bola, melainkan ada juga stadion tenis, rugby dan lain-lain.


Berikut adalah daftar 10 stadion termahal di Dunia :


1
1. Wembley Stadium / London, England / $1.5 billion

2
2. Olympic Stadium / Montreal, Canada / $1.4 billion

3
3. Madison Square Garden / New York, USA / $1.1 billion

4
4. Stade de France / Paris, France / $974 million

5
5. Rogers Centre / Toronto, Canada / $930 million

6
6. The Emirates Stadium / London, England / $770 million

7
7. Soldier Field / Chicago, USA / $714 million

8
8. Safeco Field / Seattle, USA / $656 million

10 Pemain sepakbola Tergendut di dunia


Sebagai pemain sepakbola, kelincahan tentu menjadi faktor penting dalam menunjang karier. Hal itu tentu akan dapat dicapai dengan postur tubuh yang terbilang ideal dan atletis. Tak heran jika banyak pemain yang langsung menuai kritikan saat bobot badannya bertambah. 
Tak jarang bobot badan selalu dihubungkan dengan menurunnya performa sang pemain. Hal itu juga dialami bintang Inggris, Paul Gascoigne. Kebiasaannya menegak minuman keras membuat tubuhnya bak perahu karet.
Tak jauh beda dengan Mido. Sinar striker asal Mesir mulai redup seiring dengan berat badannya yang membesar.Ternyata, Gascoigne maupun Mido, tak masuk dalam 10 pesepakbola gendut versi The Sun.
Berikut 10 pesepakbola gendut yang mampu merasakan klub-klub elit dunia:

10. John Hartson

Berat badan Hartson membuat karirnya di sepakbola bak yoyo. Menjadi striker yang menakutkan saat membela West Ham United, performa Hartson mulai memudar seiring dengan berat badannya yang bertambah. Striker kelahiran Wales ini juga sempat dikritik pelatih timnas, Bobby Gould, karena berat badannya itu.

9. Tomas Brolin

Brolin merupakan pahlawan AC Parma era 1990-1995. Setelah menjadi ikon Parma, Brolin memutuskan hengkang ke Leeds United. Namun, fans Leeds sempat menolak kedatangan pria Swedia ini karena berat badannya. Berat badan itu pula yang membuat Brolin gagal tampil apik di Crystal Palace.

8. Andy Reid

Gelandang Sunderland ini dikenal mempunyai tendangan kaki kiri yang mematikan. Gelandang Irlandia berusia 26 tahun ini masih menjadi andalan bagi Sunderland untuk bangkit di Liga Inggris musim ini. Mantan bintang Tottenham Hotspur ini juga mampu masuk ke timnas Irlandia. Kini tugas berat Reid tidak hanya mengembalikan berat ideal tubuhnya. Tapi, juga mengangkat performa The Mackems.

7. Neil Ruddock

Mantan bintang Liverpool ini memang dianggap gagal menjalankan program dietnya. Setelah berjaya dengan The Reds pada 1992-1998, bobot badan membuat performa pria 40 tahun ini melorot prestasinya. Sempat dua musim di West Ham United, Swindon menjadi klub terakhir Ruddock sebelum akhirnya gantung sepatu.

6. Neville Southall

Pria Wales ini dikenal sebagai penjaga gawang terbaik yang dimiliki Everton. Membela Everton dalam 578 kali laga menempatkan namanya sebagai legenda hidup Goodison Park. Southall menjadi benteng terakhir Everton selama 17 tahun. Namun karir Southall memudar seiring dengan berat badannya yang membesar.

5. Ferenc Puskas

Legenda sepakbola Hungaria ini termasuk salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki Real Madrid. Membela Los Merengues dari 1958-1966, Puskas bermain dalam 182 laga dengan mengoleksi 157 gol. Puskas meninggalkan Madrid setelah mengalami kelebihan berat badan 40 pound.

4. Jan Molby

Saat membela Liverpool dari 1984-1996, Molby selalu menjadi pilihan pertama. Bintang timnas Denmark ini telah membela The Reds dalam 218 laga dan mengoleksi 44 gol. Tak heran jika banyak yang menganggapnya sebagai salah satu legenda Liverpool.

3. Micky Quinn

Mantan striker Coventry ini dikenal sebagai inspirasi lagu para pendukung Coventry. “Dia gendut, dia bulat, dia seberat jutaan pound…Micky Quinn, Micky Quinn!,” begitu lirik lagunya. Karir terbaik penyerang yang juga biasa dipanggil “Sumo” ini terjadi saat membela Portsmouth dan Newcastle United di awal 1990an.

2. William Foulke

Ia memiliki julukan cantik “Fatty”. Kiper kebanggaan Sheffield United dari 1894-1905 ini memang terbilang unik. Selain menjadi bintang Sheffield, Foulke juga menjadi bintang Chelsea di abad 19. Bersama Sheffield, Foulketelah mempersembahkan satu gelar liga dan tampil di tiga final Piala FA.

1. Ronaldo

Pemain paling banyak disorot saat ini adalah bintang Brasil, Ronaldo. Tak ada yang meragukan jika Ronaldo menjadi salah satu pesepakbola terhebat yang dilahirkan di planet ini. Pria berusia 31 ini berhak menempati posisi satu mengingat perjalanan karirnya yang fenomenal. Dua kali mempersembahkan Piala Dunia buat Brasil dan tiga kali menjadi Pemain Terbaik Dunia menjadi bukti kehebatannya. Mantan striker Barcelona, AC Milan dan Real Madrid ini diyakini akan lebih banyak mengoleksi gelar jika tak dihantui cedera kaki.

Sabtu, 11 Desember 2010

Profil Timnas Indonesia

Indonesia  


Berdiri: 1930
Alamat: Main Stadium Gelora Bung Karno Gate X-XI Senayan Indonesia
Telepon: +62 21 570 4762
Faksimile: +62 21 573 4386
Surat Elektronik: pssi@pssi-football.com
Laman Resmi: http://www.pssi-football.com/
Ketua: Nurdin Halid
Direktur: Nirwan Dermawan Bakrie
Stadion: Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta
Sejarah Singkat
Indonesia, Macan Asia Yang Tertidur


Pernah disegani di kawasan Asia, kini sepakbola Indonesia tertidur pulas.


Oleh Agung Harsya
Seiring semangat kebangsaan yang tercetus dasawarsa 1920-an, Ir. Soeratin Sosrosoegondo mendirikan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk mewadahi kegiatan sepakbola di nusantara sekaligus menjadi salah satu alat perjuangan bangsa. Tanpa inisiatif tersebut, sepakbola Indonesia tidak pernah dikenal di zaman kolonialisasi karena terkotak-kotak ke dalam berbagai bond sepakbola lokal.


PSSI mulai dikhawatirkan pemerintah kolonial Hindia Belanda. Sebagai bentuk upaya menandingi kekuatan PSSI, didirikan Nederlandsh Indische Voetbal Unie (NIVU) pada 1936. Menjelang Piala Dunia Prancis 1938, dibuatlah perjanjian antara kedua pihak untuk mengirim tim perwakilan. Namun, karena tidak menghendaki bendera yang dipakai tim, Soeratin membatalkan secara sepihak perjanjian tersebut. NIVU tetap mengirimkan tim ke Prancis dengan bendera Hindia Belanda. Tim tersebut adalah perwakilan Asia pertama sepanjang sejarah Piala Dunia.


Jejak Indonesia sebagai salah satu tim yang disegani di kawasan Asia pun dimulai.


Sepakbola Indonesia memasuki periode keemasan disertai dengan sederetan pemain legendaris Merah-Putih lahir pasca-kemerdekaan, seperti antara lain Ramang, Maulwi Saelan, Suardi Arland, dan Tan Liong Houw. Pada periode yang sama, Indonesia dilatih pelatih legendaris asal Yugoslavia, Tony Pogacnik.


Nama Indonesia mulai diperhitungkan di kawasan Asia. Merah-Putih sukses menembus semi-final Asian Games Manila 1954, namun kalah 4-2 dari Taiwan. Pada partai perebutan medali perunggu, Indonesia dikalahkan Burma (sekarang Myanmar) 3-2.


Pada Olimpiade Melbourne 1956, Indonesia juga mengirimkan tim sepakbola. Di babak perempat-final, Indonesia langsung menghadapi favorit juara Uni Soviet. Setelah sempat menahan imbang 0-0, Indonesia takluk 4-0 pada partai ulangan hari berikutnya. Prestasi ini kemudian selalu disebut-sebut sebagai sejarah tertinggi sepakbola Indonesia.


Di kancah Asian Games dua tahun berikutnya di Tokyo, Indonesia kembali gugur di babak semi-final dari lawan yang sama. Kali ini Taiwan lolos ke final setelah memenangkan pertarungan 1-0. Namun, Indonesia sukses membungkus medali perunggu dengan melibas India 4-1.


Kesempatan terbaik untuk meraih medali emas muncul empat tahun kemudian ketika Asian Games digelar di Jakarta. Persiapan dilakukan dengan menyiapkan dua timnas -- satu terdiri dari pemain senior dan satu lagi dari para pemain muda. Sayangnya, ketika semangat mulai terbangun, timnas dihantam Skandal Senayan. Beberapa pemain diduga tersangkut penyuapan oleh bandar judi. Kekuatan Indonesia berkurang dan cabang sepakbola gagal total saat berlaga.


Indonesia sebenarnya juga berpeluang menembus kualifikasi Piala Dunia 1962. Setelah melewati hadangan Cina, Indonesia harus melewati Israel -- lawan yang sedang diboikot negara-negara Arab, termasuk Indonesia. Masalah politik terpaksa membendung ambisi masyarakat menyaksikan bendera Indonesia berkibar di Piala Dunia.


Hegemoni sepakbola Indonesia mulai beralih ke kawasan Asia Tenggara. Sebelum berpartisipasi dalam SEA Games 1977, Indonesia kerap berlaga di turnamen antarnegara, seperti Merdeka Games Malaysia, Piala Raja Thailand, Piala Aga Khan Bangladesh, atau President Cup Korea Selatan.


Setelah turun di pesta sepakbola Asia Tenggara itu, Indonesia harus menunggu sepuluh tahun sebelum meraih medali emas. Gol tunggal Ribut Waidi ke gawang Malaysia pada babak pertama di Senayan mengukuhkan nama Indonesia sebagai raja Asia Tenggara.


Setahun sebelumnya, Indonesia mengukir kejutan di Asian Games Seoul. Di bawah asuhan pelatih Bertje Matulapelwa, Indonesia meraih tempat keempat. Prestasi yang cukup menggembirakan itu ditambah ketika Sinyo Aliandoe mampu membawa Indonesia selangkah lebih dekat ke Piala Dunia 1986. Namun, Merah-Putih kalah tangguh dibandingkan Korea Selatan -- yang akhirnya lolos ke Meksiko.


Prestasi Indonesia mulai menukik. Usai Ferril Hattu mengapteni tim memenangi medali emas SEA Games 1991, tidak ada lagi prestasi tinggi yang diraih Merah-Putih.


Terutama ketika mulai 1999, SEA Games diikuti tim U-23. Untuk tim senior Asia Tenggara, Piala AFF -- atau dulu dikenal Piala Tigers -- menjadi ajang prestise tertinggi. Prestasi Indonesia mentok di posisi runner-up. Catatan tersebut diraih tiga kali penyelenggaraan beruntun -- 2000, 2002, dan 2004. Tidak hanya posisi nomor dua, Indonesia menuai hujatan setelah pada Piala Tigers 1998 sengaja mengalah 3-2 ketika melawan Thailand. Pertandingan itu ditandai dengan gol yang disengaja Mursyid Effendi ke gawang sendiri.


Indonesia hanya mampu mencetak kejutan-kejutan yang hanya dapat dianggap sebagai prestasi minor belaka. Empat kali berturut-turut berlaga di Piala Asia, Indonesia hampir selalu menghadirkan kejutan.


Di Uni Emirat Arab 1996, Widodo Cahyono Putro mencetak gol spektakuler yang kemudian dinobatkan sebagai gol terbaik Asia tahun yang sama. Setelah melempem di Libanon 2000, Indonesia sukses membukukan kemenangan pertama di kancah pesta sepakbola tertinggi Benua Kuning itu. Qatar ditekuk 2-1, sekaligus membuat pelatih Philippe Troussier dipecat. Pada edisi terakhir di kandang sendiri, 2007, Indonesia sempat menang 2-1 atas Bahrain. Kalah di dua pertandingan selanjutnya atas Arab Saudi dan Korea Selatan, tapi seperti dimaafkan berkat penampilan yang penuh semangat.


Animo masyarakat pun melonjak tinggi. Prestasi boleh minim, timnas tetap dicintai. Apapun, catatan tersebut tak lantas menghilangkan seretnya prestasi sepakbola Indonesia. Sudah 17 tahun lebih Indonesia tak lagi meraih gelar bergengsi. Terakhir di Piala AFF 2008, Indonesia kalah tangguh dari Thailand di babak semi-final.


Macan yang dulu mengaum lantang di Asia itu kini sedang tertidur pulas...
 

Catatan Prestasi

Piala Dunia:
  • 1930-1934: Tidak Berpartisipasi
  • 1938: Putaran 1 - sebagai Hindia Belanda
  • 1950: Mengundurkan Diri
  • 1954: Tidak Berpartisipasi
  • 1958: Mengundurkan Diri
  • 1962: Mengundurkan Diri
  • 1966-1970: Tidak Berpartisipasi
  • 1974-2010: Gagal Lolos
  • 2014: ?
Olimpiade:
(U-23 sejak 1992)
  • 1900-1952: Tidak Berpartisipasi
  • 1956: Perempat-Final
  • 1960-1972: Tidak Berpartisipasi
  • 1976-1988: Gagal Lolos
Asian Games:
(U-23 sejak 2002)
  • 1951: Perempat-Final
  • 1954: Peringkat 4
  • 1958: Medali Perunggu (Peringkat 3)
  • 1962: Babak Grup
  • 1966: Perempat-Final
  • 1970: Peringkat 5
  • 1974: Tidak Berpartisipasi
  • 1978: Tidak Berpartisipasi
  • 1982: Tidak Berpartisipasi
  • 1986: Peringkat 4
  • 1990: Tidak Berpartisipasi
  • 1994: Tidak Berpartisipasi
  • 1998: Tidak Berpartisipasi
Asian Cup / Piala Asia:
  • 1956-1964: Tidak Berpartisipasi
  • 1968-1992: Gagal Lolos
  • 1996: Babak Grup
  • 2000: Babak Grup
  • 2004: Babak Grup
  • 2007: Babak Grup
  • 2011: Gagal Lolos
ASEAN Football Federation Championship / AFF Cup:
  1. 1996-2004 dikenal sebagai Piala Tiger (Tiger Cup)
  2. 2007 dikenal sebagai ASEAN Football Championship
  3. Sejak 2008 dikenal sebagai Piala AFF (AFF Suzuki Cup)
  • 1996: Peringkat 4
  • 1998: Peringkat 3
  • 2000: Runner-Up
  • 2002: Runner-Up
  • 2004: Runner-Up
  • 2007: Babak Grup
  • 2008: Semi-Final
  • 2010: ?
South East Asian Games / SEA Games:
(U-23 sejak 2001)
  • 1977: Semi-Final
  • 1979: Medali Perak (Runner-Up)
  • 1981: Medali Perunggu (Peringkat 3)
  • 1983: Putaran 1
  • 1985: Semi-Final
  • 1987: Medali Emas (Juara)
  • 1989: Peringkat 3
  • 1991: Medali Emas (Juara)
  • 1993: Semi-Final
  • 1995: Putaran 1
  • 1997: Medali Perak (Runner-Up)
  • 1999: Medali Perunggu (Peringkat 3)
Piala Kemerdekaan Indonesia:
  • 1985: Babak Grup
  • 1986: Babak Grup
  • 1987: Juara
  • 1988: Runner-Up
  • 1990: Peringkat 3
  • 1992: Runner-Up
  • 1994: Babak Grup
  • 2000: Juara
  • 2008: Juara

Senin, 08 November 2010

10 tempat tertua yang bersejarah di dunia

1. Machu Picchu (Peru) : the lost city of Incas


Machu Picchu (Gunung Tua) adalah sebuah lokasi reruntuhan Inca pra-Columbus yang terletak di wilayah pegunungan pada ketinggian sekitar 2.350 m. Machu Picchu berada di atas lembah Urubamba di Peru, sekitar 70 km barat laut Cusco.







Situs ini sempat terlupakan oleh dunia internasional, tetapi tidak oleh masyarakat lokal. Situs ini kembali ditemukan oleh arkeolog dari universitas Yale Hiram Bingham III yang menemukannya pada 1911.

2. Angkor Wat (Kamboja) : the world’s largest religious temple
Angkor adalah sebuah rangkaian lokasi ibu kota Kerajaan Khmer dalam periode lama dari abad ke-9 sampai abad ke-15 Masehi. Puingnya terletak di hutan dan tanah perladangan di utara Danau Besar Tonle Sap, dekat Siem Reap, Kamboja sekarang ini, dan merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. 


Kuil-kuil di Angkor Wat, sekarang sebagian besar telah dipugar, merupakan bagian dari contoh arsitektur Khmer.

3. Mesir Kuno adalah suatu peradaban kuno di bagian timur laut Afrika. Peradaban ini terpusat sepanjang pertengahan hingga hilir Sungai Nil yang mencapai kejayaannya pada sekitar abad ke-2 SM, pada masa yang disebut sebagai periode Kerajaan Baru. Daerahnya mencakup wilayah Delta Nil di utara, hingga Jebel Barkal di Katarak Keempat Nil. Pada beberapa zaman tertentu, peradaban Mesir meluas hingga bagian selatan Levant, Gurun Timur, pesisir pantai Laut Merah, Semenajung Sinai, serta Gurun Barat (terpusat pada beberapa oasis).
Peradaban Mesir Kuno berkembang selama kurang lebih tiga setengah abad. Dimulai dengan unifikasi awal kelompok-kelompok yang ada di Lembah Nil sekitar 3150 SM, peradaban ini secara tradisional dianggap berakhir pada sekitar 31 SM, sewaktu Kekaisaran Romawi awal menaklukkan dan menyerap wilayah Mesir Ptolemi sebagai bagian provinsi Romawi. 


Walaupun hal ini bukanlah pendudukan asing pertama terhadap Mesir, periode kekuasaan Romawi menimbulkan suatu perubahan politik dan agama secara bertahap di Lembah Nil, yang secara efektif menandai berakhirnya perkembangan peradaban independen Mesir.

4. Petra (Yordania) : stones structure carved into rocks
Petra adalah kota yang didirikan dengan memahat dinding-dinding batu di Yordania. Petra berasal dari bahasa Yunani yang berarti ‘batu’. Petra merupakan simbol teknik dan perlindungan.
Kata ini merujuk pada bangunan kotanya yang terbuat dari batu-batu di Wadi Araba, sebuah lembah bercadas di Yordania. Kota ini didirikan dengan menggali dan mengukir cadas setinggi 40 meter.


Petra merupakan ibukota kerajaan Nabatean. Didirikan pada 9 SM-40 M oleh Raja Aretas IV sebagai kota yang sulit untuk ditembus musuh dan aman dari bencana alam seperti badai pasir

5. Palmyra (Syria) : the bride of desert
Palmyra dulunya adalah kota penting di Syria, terletak di daerah oasis 215 km timur laut Damascus. Dahulu dikenal dgn nama Tadmor (bhs Arab). Kota ini dulu terletak dekat sumber mata air panas, Afga, dan merupakan tempat singgah ideal bagi para kelompok pengelana dari Iraq – Al-Sham (skrng Syria, Lebanon, Holy Land, Jordan). 


Lokasinya yg strategis membuat Palmyra menjadi kerajaan terkenal dan makmur pada jamannya abad 2 SM.

6. Pompeii (Italy) : buried by volcanoPompeii adalah sebuah kota zaman Romawi kuno yang telah menjadi puing dekat kota Napoli dan sekarang berada di wilayah Campania, Italia. Pompeii hancur oleh letusan gunung Vesuvius pada 79 M. Debu letusan gunung Vesuvius menimbun kota Pompeii dengan segala isinya sedalam beberapa kaki menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali dengan tidak sengaja. Semenjak itu penggalian kembali kota ini memberikan pemandangan yang luar biasa terinci mengenai kehidupan sebuah kota di puncak kejayaan Kekaisaran Romawi. 


Saat ini kota Pompeii merupakan salah satu dari Situs Warisan Dunia UNESCO.

7. Palenque (Mexico) : one of Mayan’s most exquisite cities
Palenque adalah kota peninggalan bersejarah suku Maya yg berlokasi di kaki gunung Tumbala, Chiapas, Mexico. 


Kota bersejarah ini tidak terlalu besar tetapi di dalamnya memiliki bangunan2 dengan arsitektur indah, patung2, ukir2an yg dibuat oleh suku Maya.

8. Vijayanagar (India) : capital of one of the largest Hindu templeKerajaan Vijayanagar adalah sebuah kerajaan India, sejak 1336 dan terletak di Deccan, India Selatan. Kerajaan Vijayanagar ditemukan oleh Harihara (Hakka) dan saudaranya Bukka Raya. Kerajaan ini diberi nama sesuai dengan nama ibukotanya, kini namanya berubah menjadi Hampi di Karnataka, India. 


Kerajaan ini berdiri mulai thn 1336 dan berakhir pd thn 1660.

9. Ephesus (Turkey) : one of the most important cities of early Christianity
Ephesus (Efes bhs Turkey), kota yg membentang sepanjang 3 km di bagian selatan kota Selcuk, provinsi Izmir, Turkey. Kota ini dulunya merupakan pusat perdagangan dan pusat agama Kristen sampai sekarang.

Reruntuhan Ephesus merupakan salah satu obyek wisata favorit di Turkey.


10. Sanchi (India) : the best preserved group of Buddhist monuments
Sanchi merupakan komplek monument yg menandakan jaman keemasan Budha di masa Kerajaan Ashoka. Kalau jaman sekarang Sanchi sama dengan stupa, kuil, atau tempat kediaman para biksu. Monumen Sanchi berawal dr abad 3 SM sampai abad 12. Yang paling terkenal dr Sanchi adalah Stupa 1, yg dibangun oleh Raja Mauryan. 



Monumen ini berisi ukiran yg bercerita ttg sejarah agama Budha.

Daftar 20 transfer terbaik di awal musim 2010/11

  1. David Villa (Barcelona)
    Dengan nilai transfer �40 juta, Villa menjadi pemain dengan transfer termahal musim panas ini. Mantan pemain Valencia ini dinilai tepat bergabung dengan Barcelona.
  2. Javier Mascherano (Barcelona)
    Mascherano bergabung dengan Barcelona dari Liverpool dengan nilai transfer �21 juta. Dengan masuknya Mascherano, lini tengah Barca semakin kokoh.
  3. Zlatan Ibrahimovic (AC Milan)
    Pemain asal Swedia ini baru bergabung dengan AC Milan dengan status pinjaman. Ibra dinilai tepat bergabung dengan Milan karena sudah mengetahui gaya bermain di Liga Italia saat merumput bersama Inter Milan. Meski gagal di Barca, tapi ia adalah salah satu penyerang terbaik dunia.
  4. Marouane Chamakh (Arsenal)
    Arsenal mendapatkan penyerang Maroko ini dari klub Prancis, Bordeaux. Kemampuannya dalam duel udara akan melengkapi skuad The Gunners musim ini. Dia akan menjadi duet maut Robin van Persie.
  5. Diego Ribas (Wolfsburg)
    Meski bersama Juventus gagal, tapi bersama klub barunya Wolfsburg, ia akan menjadi penyerang berkelas. Nilai transfer Diego mencapai �15,5 juta.
  6. Yaya Tour� (Manchester City)
    Manchester City mendapatkan Toure dari Barcelona dengan banderol �29 juta. Pemain asal Pantai Gading ini akan menambah kokohnya lini tengah The Citizens. Di barisan pertahanan, ia akan bekerjasama dengan kakaknya, Kolo.
  7. Robinho (AC Milan)
    Pemain asal Brasil ini akhirnya menentukan masa depannya bersama AC Milan. Pemain dengan transfer �18 juta ini akan menjadi andalan di lini depan Rossoneri. Apalagi, di skuad Milan sudah ada Ronaldinho, kompatriotnya yang sudah tidak asing lagi dalam soal kerjasama.
  8. Simon Kjaer (Wolfsburg)
    Bintang Denmark ini bergabung dengan Wolfsburg dari Palermo dengan nilai transfer �14 juta. Wolfsburg berhasil mengalahkan Manchester United, Liverpool dan AC Milan dalam perebutan Kjaer.
  9. Mario Balotelli (Manchester City)
    Mantan pemain Inter Milan ini akhirnya bergabung dengan Manchester City dengan transfer �30 juta. Bersama klub barunya, Balotelli kembali reuni dengan mantan manajernya, Roberto Mancini.
  10. Mesut Oezil (Real Madrid)
    Pemain asal Jerman ini akhirnya meninggalkan klubnya Werder Bremen untuk bergabung dengan Real Madrid. Nilai transfer Oezil ‘hanya’ �15 juta.
  11. Ricardo Carvalho (Real Madrid)
    Mantan pemain Chelsea ini ditransfer ke Real Madrid dengan harga �8 juta. Namun, pria 32 tahun ini akan menjadi pemain penting bagi Los Blancos karena pengalaman dan tangguhnya dalam menjaga pertahanan.
  12. Yoann Gourcuff (Lyon)
    Tidak ada yang menganggap enteng bakat alami yang dimiliki oleh Gourcuff. Itu sebabnya Lyon berani memboyong mantan pemain Bordeaux ini dengan harga �22 juta.
  13. Milos Krasic (Juventus)
    Tidak salah Juventus mendapatkan Krasic. Setelah melalui negoisasi berbulan-bulan, Si Nyonya Tua akhirnya mendapatkan pemain asal Serbia itu dengan nilai transfer �15 juta dari CSKA Moskwa.
  14. David Silva (Manchester City)
    Kedatangannya ke Manchester City dari Valencia diharapkan bisa membantu City lolos ke Liga Champions. Sebab, nilai transfer yang fantastis sebesar �30,2 juta adalah bukti City berharap besar kepada pemain asal Spanyol tersebut.
  15. Nicolas Burdisso (AS Roma)
    Pemain asal Argentina ini sangat kuat di lini belakang. Roma mendapatkan Burdisso dengan transfer �8 juta.
  16. Loic Remy (Marseille)
    Salah satu penyerang yang sempat menjadi buruan sejumlah klub elite Eropa dalam bursa transfer musim panas ini. Meski sempat dikait-kaitkan dengan sejumlah klub Inggris, ia akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Marseille.
  17. Ramires (Benfica)
    Chelsea sebelumnya harus berjuang keras untuk mendapatkan gelandang asal Brasil dari Benfica ini. Kehadirannya di Stamford Bridge akan menjadi andalan di lini tengah setelah The Blues ditinggalkan Deco dan Michael Ballack. Chelsea mendapatkan Ramires dengan transfer �22 juta.
  18. Stephen Ireland (Aston Villa)
    Pemain ini mendarat ke Aston Villa dari Manchester City dengan nilai transfer �9,8 juta.
  19. Carlos Eduardo (Rubin Kazan)
    Rubin Kazan dinilai beruntung mendapatkan gelandang menjanjikan ini. Eduardo hijrah dengan nilai transfer �20 juta dari Hoffenheim.
  20. Aleksandar Kolarov (Manchester City)
    Lazio akhirnya melepas Kolarov setelah Manchester City menawarkan �19,3 juta. Meski sangat dicintai oleh fans Laziale, Kolarov akhirnya bergabung ke Eastlands dalam bursa transfer musim panas ini.